Akidah Akhlak ADAB BERJALAN, BERPAKAIAN, MAKAN DAN MINUM
A. PENTINGNYA MENJAGA ADAB BERJALAN, BERPAKAIAN, MAKAN DAN MINUM
Islam mengajarkan adab (akhlak) mulia bagi umatnya. Melalui pedoman hidup orang Islam yaitu al-Qur’an dan al-Hadis banyak diperintahkan agar manusia berakhlak mulia agar mencapai derajat sebagai makhluk Allah Swt. Jadi kita wajib menjaga adab berjalan, berpakaian, makan dan minum karena selain menjalan ajaran Islam juga sangat penting untuk menjadikan seseorang yang memiliki sopan-santun dalam kegiatan sehari-hari.
B.DALIL PENTINGNYA MENJAGA ADAB BERJALAN, BERPAKAIAN, MAKAN DAN MINUM
Dalil pentingnya menjaga adab berjalan
Al-Isra ayat 7:
اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۗوَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوْا مَا عَلَوْا تَتْبِيْرًا
Artinya: Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai (QS. al-Isra: 37).
QS. Luqman ayat 18:
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍۚ
Artinya: Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri (QS. Luqman: 18).
Dalil pentingnya menjaga adab berpakaian
Al-A’raf ayat 26
يَا بَنِيْٓ اٰدَمَ قَدْ اَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُّوَارِيْ سَوْاٰتِكُمْ وَرِيْشًاۗ وَلِبَاسُ التَّقْوٰى ذٰلِكَ خَيْرٌۗ ذٰلِكَ مِنْ اٰيٰتِ اللّٰهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُوْنَ
Artinya: Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat (QS. al-A’raf).
Dalil pentingnya menjaga adab makan dan minum
Al-Mukminun ayat 5:
يٰٓاَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوْا مِنَ الطَّيِّبٰتِ وَاعْمَلُوْا صَالِحًاۗ اِنِّيْ بِمَا تَعْمَلُوْنَ عَلِيْمٌ ۗ
Artinya:Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan (QS. al-Mukminin: 51).
QS. al-Baqarah ayat 168:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ
Artinya : Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di Bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnyaSyaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu (QS. Al-Baqarah: 168).
C. ADAB BERJALAN DALAM ISLAM
Adab berjalan menurut islam diatur supaya manusia khususnya umat Islam tidak menjadi orang yang sembarangan dalam berjalan walaupun gaya berjalan masing-masing orang berbeda. Menurut Islam sebagai berikut:
1. Tenang dan sopan.
Sebagaiorang Islam, adab kita dimulai dari berjalan perlu dijaga. Tenang, sopan dan menjaga pandangan mata.
2. Badan lurus dan kepala sedikit menunduk
Maksudnya jika tidak ada sesuatu yang diperlukan membungkukkan badan dan menundukkan kepala karena ingin menghormati orang-orang tertentu posisi badan biasa saja dan mata tenang melihat ke depan dan sekali-kali melihat ke bawah.
3.berjalan secara normal.
Seorang muslim sepatutnya jika berjalan tidak dibuat-buat. Lebih baik berjalan agak cepat dari pada berjalan lemah gemulai yang membuat orang lain tidak sabar menunggu.
4. Menciptakan kenyamanan dalam berjalan
Membuat orang yang melihat kita berjalan menjadi nyaman karena kita berjalan tidak mengada-ada dan biasa saja.
5. Mempunyai tujuan dengan jelas.
Hal ini mengingatkan kita bahwa sebagai seorang muslim wajib beraktifitas dengan baik dalam kegiatan yang baik-baik, yang dimulai dengan adab berjalan kita.
6. Boleh berhenti jika ada keperluan yang mendesak.
Misalnya, sedang berkalan bertemu dengan teman lama yang lama tidak bertemu lalu menyapa, bersalaman, dan berbincang-bincang sekedar menanyakan kabarnya, itu tidak masalah.
7. Tidak mancari perhatian dalam berjalan
Jika kita berjalan dengan tujuan mencari perhatian orang lain berarti tidak menerapkan adab berjalan menurut Islam.
8. Tidak berjalan dengan sambil makan
Karena berjalan dengan makan akan menimbulkan sifat tidak tahu malu.
9. Berjalan harus fokus
Berjalan sambil melakukan sesuatu aktifitas misalnya sambil menghafal materi pelajaran karena mau ulangan, maka sebaiknya dihindari. Sebab dapat mengganggu aktifitas berjalan dengan baik.
10. Tidak mendahului orang lain
Jika terpaksa harus mendahului sepantasnya permisi dan menyapa dengan ramah. Terutama bagi orang-orang yang lebih tua dari kita, khususnya kedua orang tua kita.
D. ADAB BERPAKAIAN MENURUT ISLAM
Adab berpakaian menurut Islam sewajarnya berhubungan dengan budaya masing-masing suku dan bangsa. Bagi kita bangsa Indonesia adab berpakaian menurut.Islam artinya adab berpakain yang tidak melanggar ajaran Islam sebagai berikut :
1. Menata niat berpakaian
Yaitu melindungi aurat dan menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah sakit.
2. Berpakaian memenuhi syarat menurut aurat.
Baik orang Islam laki-laki maupun orang Islam perempuan wajib menutup aurat dalam berpakaian jika dapat dilihat oleh yang bukan mukhrim.
3. Berpakaian yang bersih dan nyaman.
Khususnya bagi pakaian untuk beribadah kepada Allah Swt. (Untuk shalat) harus dijaga kesucian, kebersihan, dan keharumannya.
4. Model pakaian sesuai jenis kelamin
Model pakaian bebas, selama menutup aurat.
5. Tidak berpakaian yang glamour
Sederhana dalam berpakaian tapi bersih dan rapi lebih utama daripada berpakaian yang menyolok.
6. Berpakaian disesuaikan dengan acara/ kegiatan.
Misalnya, di sekolah memakai pakaian seragam di mana warna dan model sudah di atur, kapan memakai pakaian olah raga, pakaian batik, dan sebagainya.
7. Tidak meniru-niru model pakaian yang dilarang agama
Bukan berarti Islam membatasi model berpakaian, selama model itu tidak bertentangan dengan ajaran agama, diperbolehkan.
8. Berpakaian hendaknya menyesuaikan usia.
Kepantasan berpakaian sesuai ajaran agama perlu dijaga dalam adab berpakaian menurut Islam.
9. Mendahulukan tangan kanan dan berdoa.
Maksudnya jika sedang akan memulai memakai pakaian didahulukan bagian tubuh sebelah kanan, seperti tangan kanan, dan tidak lupa berdoa (paling tidak membaca basmalah).
E. ADAB MAKAN DAN MINUM MENURUT ISLAM
Adab selanjutnya yang tak kalah penting adalah adab makan dan minum menurut Islam. Secara garis besar Islam mengatur adab makan dan minum agar manusia khususnya umat Islam tidak menjadi orang yang tidak beradab dan tamak. Adab makan dan minum menurut Islam sebagai berikut:
1. Sebelum makan dan minum membaca basmalah.
2. Menjaga kehalalan makanan dan minuman.
3. Makan dan minum dengan duduk.
4. Menggunakan tangan kanan.
5. Makan dan minum tidak berbicara.
6. Tidak mencela makanan dan minuman.
7. Makan mulai dari pinggir baru tengah.
8. Tidak meniup-niup makanan dan minuman.
9. Makan dan minum tidak terlalu kenyang.
10. Mengakhiri makan dan minum dengan bacaan hamdalah.
F. HIKMAH BERADAB BERJALAN, BERPAKAIAN, MAKAN DAN MINUM
Hikmah beradab berjalan, berpakaian, makan dan minum menurut Islam antara lain:
1. Semakin mantap menjadi orang Islam karena masalah kebiasaan sehari-hari diatur sehingga menjadikan kita semakin santun dan beradab.
2. Memperoleh kepuasan batin dalam menerapkan aktifitas sehari-hari.
3. Dapat meningkatkan ajaran Islam dan menjadikannya kebiasaan hidup.
4. Menjadikan hubungan sosial semakin nyaman dan damai.
5. Dapat menerapkan ajaran agama dan nilai-nilai sosial yang tidak bertentangan dengan agama.
NAMA KELOMPOK
1. Adinda Novian Sanni Putri (02)
2. Ariella Amna Zahra (05)
3. Firyaal Aliska Mufilazah (12)
4. Hasna Dzahro Okalina (14)
Komentar
Posting Komentar